Seorang anak yang tinggal di suatu gang yang jauh dari keramaian kota, di gang itulah hampir sebagain masa kecilnya di habiskan dengan penuh kebahagian, bersama teman-temannya dan orang-orang sekitar. Banyak aktifitas terjadi di gang itu,ada anak-anak pembawa masa depan bermain, senda gurau ibu-ibu penopang bangsa, kakek dan nenek pejuang negeri yang duduk di kursi goyangnya, dan masi banyak lagi.
Sampai suatu hari, ketika ia sudah beranjak dewasa dan kembali dari rantauan, diapun mendapati ada perubahan saat melewati gang yang dulu pernah menampung keceriaanya. Entah, semua orang sudah sangat jauh berbeda,seperti tak ada lagi senyum di wajah mereka, seperti terhipnotis oleh zaman, pemandangan yang indah di gang itu tidak terlihat lagi kegembiraan penghuninya.anak-anak penopang bangsa yang dulu ceria.
Dan iapun memutuskan untuk terus berjalan, semakin bingung dengan apa yang terjadi pada semua orang. Ketika sampai ke depan suatu pintu, yang dulu sering dia lewati untuk sampai kerumahnya, dia mencoba membuka pintunya tapi pintu itu terkunci.
Saat dia mulai kebingunggan, dan meliat kearah belakang, kerumunan orang yang menatap kearahnya dengan tajam dan penuh kemarahan, salah satu orang mendekatinya dan menusukan belati ke arahnya.
-The End-

Comments
Post a Comment