Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2017

Anda Kategori Anak Rumahan? Mending Jangan Kesini deh!

This is Indonesia Siapa yang meragukan keindahan bawah laut yang ada di Indonesia? Kalau ada, berarti menandakan dia bukan anak Indonesia. Mungkin dia anak Amerika, anak Malaysia atau mungkin dia anak hilang.  Tahu kan kalo Indonesia itu memiliki pulau sebanyak (kurang lebih) 13.487 dari yang kecil hingga yang gede. Terus dilintasi dua samudera yang besar, Hindia dan Pasifik. Ane hanya menjelaskan sedikit tentang kelautan yang ada di Negeri yang kita cintai bersama. Unnnchh.... Bukan anak traveller sejati kalo belum tau tempat-tempat beken yang ada di Indonesia bagian Tenggara, seperti Labengki. Sebuah pulau kecil yang menawan, baru terbangun dari tidur panjangnya. Jika Labengki di ibaratkan, maka perumpamaan yang cucok adalah putri tidur yang dibangunkan sang pangeran berkuda dengan sekali tabokan di jidat. Tidak bisa diragukan lagi dengan keindahan bawah lautnya yang memanjakan mata. Bukannya membanggakan tempat sendiri sih, tapi memang fakta tkp telah membuk...

Wisata ala Blogger Kere "Murah tapi Tidak Murahan"

Jogja memang terkenal dengan banyaknya tempat wisata yang menjamur disetiap daerah. Begitu pula wisata yang menyajikan pemandangan yang indah dengan biaya yang sangat murah. Wisata yang murah, lantas harus menjulukinya sebagai wisata murahan ? Oh jangan dulu! Malah yang murah-murah itu tempatnya apik plus keren. Wisata alam yang ada di bumi gudeg ini berada dipinggir kota, karena jika ditengah kota namanya wisata kota, salah satunya,  Puncak Becici. Baca juga: Mampir di Jogja, Jangan Lupa Main Kesini Guys! Puncak Becici adalah obyek wisata yang terletak di dusun Gunung Cilik, Desa Gunung Mutuk, Kecamatan Dlingo, Bantul, Yogyakarta, sebuah wisata yang memberikan kesan pertama akan alamnya yang sangat alami dan sejuk. Mungkin wisatawan yang melakukan aktifitas wisatanya di Hutan Pinus Imogiri tidak mengetahui Puncak Becici. Sehabis berwisata di hutan pinus lantas balik arah ke Imogiri. Padahal, jika naik keatas lagi kita akan menjumpai banyaknya tempat wisata p...

Inilah Alasan Kenapa Ogoh-ogoh di Atraksikan

Hanoman si siluman monyet yang ngguanteng Ogoh-ogoh adalah sebuah karya seni dari masyarakat Bali yang menggambarkan kepribadian Bhuta Kala . Bhuta Kala adalah salah satu ajaran Hindu Dharma . Sosok Bhuta Kala adalah menggambarkan sosok yang sangat menyeramkan dan menakutkan dan dibentuk dengan ukuran yang besar ( Raksasa ). Selain Bhuta Kala , ogoh-ogoh juga banyak menggambarkan makhluk-makhluk yang hidup di Mayapada, Syurga dan Neraka seperti Naga, Gajah dan lainnya. Namun dalam fungsi yang lebih utama yaitu menggambarkan Bhuta Kala yang sangat seram dan menakutkan lagi besar. Diadakan menjelang hari Nyepi dan diarak keliling desa dan sekitarnya. Baca juga: Wisata ala Blogger Kere "Murah tapi tidak Murahan" Pawai Ogoh-ogoh memiliki makna yang mendalam bagi umat Hindu, yang dimana Ogoh-ogoh tersebut sebagai lambang keseraman dan negatif. Dengan adanya budaya dan tradisi, maka diatraksikan dengan seni dan budaya. Diakhir, akan dileburk...

Mampir di Jogja, Jangan Lupa Main Kesini Guys!

Kali ini ane akan menceritakan sedikit pengalaman, mau bilang pengalaman traveling ane bukan traveler sejati, mau bilang pengalaman backpaking ane bukan backpacker sejati, mau bilang cinta tapi takut salah. Yupss... Kali ini ane mau bagiin pengalaman main ke Candi Ratu Boko Yogyakarta, salah satu icon kota gudeg ini. Tahukah kalian Candi Ratu Boko ? Baca juga: Wisata ala Blogger Kere "Murah tapi tidak Murahan" Mungkin ada beberapa orang yang belum tahu. Ane kali ini akan memberikan beberapa tips dan cara agar bisa sampai ke tkp. Candi Ratu Boko, terletak di sebelah timur kota gudeg. Kurang lebih 14 km dari pusat kota Jogja. Ada beberapa cara untuk bisa sampai disana. Pertama menggunakan Bus Trans Jogja. Kedua menggunakan mobil atau motor. Ketiga yang paling murah tanpa biaya yaitu jalan kaki broo, dengan jalan kaki dapat kesehatan plus dapat pemandangan indah juga #huazeek Jikalau opa dan oma bukan asli jogja atau hanya datang liburan kesini saran...

Kota Ini Masih Menjadi Primadona dan Selalu di Rindukan

Hallo sahabat-sahabatnya bang Noe, piye kabare lek? Apik yoo. Oh iya, ane kali ini ada masukan dari sahabat di twitter, ketika memposting tweet tentang kebingungan mau nulis apa alias mumet, eh ada sahabat ane yang baik hati ngasih masukan untuk nulis tentang Jogja, kok nggak kefikir ampe kesana yaah, padahal Jogja itu Kota yang wuenaak, wuamaan, wuapiikk meenn. Berhubung matahari mulai panas, kopi udah ampir abis, makanan belum ada, siaran tv masih menyiarkan tentang kebhinekaan, kucing sudah mulai mengeong, kamar belum dibersihkan, badan belum juga mandi dari kemarin sore, motor belum dicuci, chat medsos belum dibaca, Barcelona Real Madrid semalam mainnya imbang suara kendaraan dijalan udah rame, Car Free Day udah mulai dari tadi, ane mulai cerita yaa... Ane mencoba menceritakan tentang Jogja, dirunut dari abang mulai merantau di Kota ini. Kurang lebih tahun 2011 pertama dari perdananya abang mulai menginjak Kota Istimewa ini. Kota yang mana banyak menawark...

Kali Code, Peradaban Wong Cilik yang Unik nan Artistik

Kurang lebih 5 tahun ane menetap di kota ini, tapi baru kali ini bisa nyempetin keliling sekitar bantaran Kali Code, tanpa rencana. Ketika ane lagi nyari jalan pintas buat balik ke kosan. Ramainya warga ketika sore hari, membuat ane mutusin buat berhenti sejenak. Banyak warga sekitar sedang bermain burung melatih burung merpati. Saran ane buat kalian yang belum nyempetin maen kesana, mending disempetin gih, keburu minggat dari kota ini. Membahas bantaran Kali Code, tak terlepas dengan Kampung Code dan budayawan Yusup Bilyarta Mangunwijaya atau Y.B Mangunwijaya, yang lebih dikenal dengan sapaan, Romo Mangun. Seorang arsitek, pastur dan penulis. Dua simbol gerakan yang tak bisa dipisahkan. Y.B Mangunwijaya atau Romo Mangun Kampung Code terletak persis dibawah jembatan Gondolayu, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta. Kisaran tahun 80an, bantaran Kali Code sangatlah identik dengan sampah-sampah yang mengotori sepanjang bantaran kali. Menjadikan Ka...

Mengintip "Persaingan Bisnis" di Saudi Arabia

Ini adalah sebuah kisah yang dapat menggugah hati bagi pembacanya. Semoga kita semua dianugerahkan dengan sifat-sifat yang mulia seperti kisah dibawah ini. Tidak ada niat lain dalam tulisan ini, hanya untuk mengingatkan kita semua akan hal pentingnya dalam bermasyarakat. Kisah ini datang dari negeri Minyak, Arab Saudi. Dikisahkan bahwa ada seorang manager berkebangsaan Inggris dikontrak oleh Bin Dawood (salah satu departemen store terkemuka di Saudi Arabia) sebagai regional manager untuk cabang mereka di Makkah. Manager ini sudah memiliki jam terbang yang cukup tinggi. Berpengalaman sebagai manager pusat perbelanjaan di U.K, Malaysia dan China. Setelah tinggal dan bekerja beberapa lama di Saudi, dia kemudian menceritakan betapa aneh, unik dan inspiratif sekali bagaimana orang menjalankan bisnis di Saudi. Ini beberapa contoh yang dia berikan: Kisah pertama Di Makkah, di seberang Bin Dawood Superstore ada perusahaan yang juga membangun sebuah megasto...

Tukang Parkir "Datangku Telat, Pulangku Cepat"

Parkiran, hal yang tidak bisa lepas bagi kita yang selalu mengendarai motor maupun mobil disetiap perjalanan. Dan mau tidak mau, suka tidak suka kita harus memarkirkan kendaraan jika berhenti disuatu tempat. Sudah sangat banyak tersedia kantong-kantong parkir disetiap tempat. Pernah dengar parkir siluman?  Parkiran siluman adalah parkiran yang dibuat secara dadakan oleh siapa saja yang memiliki keahlian atau tidak. Biasanya mereka tidak memiliki izin, jika memiliki izin maka bukan siluman tapi parkiran resmi. Baca juga: Curhatan Miris antara Iwan Fals dan Tukang Becak Walaupun wujud mereka siluman , tapi pekerjaan tersebut adalah pekerjaan yang sangat membantu sekali bagi kita atau siapa saja yang menggunakan kendaraan pribadi ataupun rentalan. Ciye yang suka rental mobil, uhuk!!! Banyak sekali hal yang kita alami ketika memarkirkan kendaraan di tempat parkir yang dinamakan siluman dari hal yang baik sampai yang kurang baik. Pekerjaan itu sangatlah memb...

Suka Nggak Suka, Protes Nggak Protes, Barcelona Memang Begitu!

Laga 16 besar Liga Champion antara dua raja lapangan Spanyol dan Prancis yaitu Barcelona dan PSG. Dua klub yang selalu merajai disetiap negaranya masing-masing dan dipertemukan disatu lapangan yang sama secara tidak sengaja, tanpa ada rekayasa dari pihak manapun.  Leg pertama Barcelona bertandang ke basecamp PSG dan mengalami kekalahan telak, 4 tiang rumah secara enteng. Dengan posisi agregat 4-0. Euforia PSG sangat membabi buta, para pendukung membuat pesta besar-besaran karena menganggap kemungkinan Barcelona mengejar ketertinggalan sangaaaaatt kecil. Dengan poin 4, mereka (PSG) tidak ikut pertandingan di leg keduapun kemenangan sudah menghampirinya, lah wong (nggak main) dapat 3 poin sedangkan mereka sudah punya 4 poin. “Bro, mau nonton apa?” “Barca vs PSG bro” “Bahahaha… Mau lihat kekalahan telak lagi?” “Aish…” “Jangan ngarep terlalu tinggilah, bahaha” Mungkin itu sedikit percakapan bersama sohib ane semalam sebelum menonton l...

Cara Gampang Menjadi Wartawan "Dilengkapi dengan Tips Mengirim Naskah ke Media Massa

IDENTITAS BUKU JUDUL : Cara Gampang Menjadi Wartawan "Dilengkapi dengan Tips Mengirim Naskah ke Media Massa. PENULIS : Endro S. Efendi, beliau lahir di Surabaya, 18 April 197. Dengan diawali menjadi Pemimpin Redaksi Majalah Dinding Aksi Smanda di SMA Negeri 2 Berau, serta Magang di Surat Kabar Harian (SKH) Manuntung (Kaltim Pos) Perwakilan  Kabupaten Berau. Kettika SMA, mengikuti Program Pendidikan Wartan Jarak Jauh yang di selenggarakan PPWI Cakrajaya di Cepu, Jwa Tengah dan mengantarkannya sebagai Koresponden Majalah Cakrawala Jawa Tengah untuk Wilayah Kalimantan Timur. Ketika Kuliah, beliau mendirikan Kelompok Jurnalis Mahasiswa dan MAgang di Kaltim Post. Pada smester IV, beliau diterima sebagai Wartawan SKH Kaltim Post hingga sekarang. Dan saat ini menjabat sebagai sebagai Redaktur utama dan sempat merangkap sebagai sekretariat Kaltim Post. Selain itu juga pernah menjadi Organisiatoris Latihan Jurnalistik Kaltim Pos (LIKP), wadah pendidikan untuk mencetak wartawa...

Hari Terakhir Peradaban

Seorang anak yang tinggal di suatu gang yang jauh dari keramaian kota, di gang itulah hampir sebagain masa kecilnya di habiskan dengan penuh kebahagian, bersama teman-temannya dan orang-orang sekitar. Banyak aktifitas terjadi di gang itu,ada anak-anak pembawa masa depan bermain, senda gurau ibu-ibu penopang bangsa, kakek dan nenek pejuang negeri yang duduk di kursi goyangnya, dan masi banyak lagi. Sampai suatu hari, ketika ia sudah beranjak dewasa dan kembali dari rantauan, diapun mendapati ada perubahan saat melewati gang yang dulu pernah menampung keceriaanya. Entah, semua orang sudah sangat jauh berbeda,seperti tak ada lagi senyum di wajah mereka, seperti terhipnotis oleh zaman, pemandangan yang indah di gang itu tidak terlihat lagi kegembiraan penghuninya.anak-anak penopang bangsa yang dulu ceria. Dan iapun memutuskan untuk terus  berjalan, semakin bingung dengan apa yang terjadi pada semua orang. Ketika sampai ke depan suatu pintu, yang dulu sering dia lewati untu...

Curhatan Miris Antara Tukang Becak dan Iwan Fals

Foto by Matholhe Beberapa hari yang lalu, ane ama sohib main ke Malioboro sekedar cuci mata, mata juga perlu dimanjakan dengan yang indah-indah agar tetap cerah. Niat kami hanya sekedar bersantai-santai sambil mengendarai motor Rx King kebanggaan ane, begitu ceritanya. Ketika sementara mengendarai motor agar baik jalannya, sohib ane nyeletuk. Sohib: "Itu pengamen Malioboro yang melegenda, nyanyinya keren" Ane: "Oh itu yang pengamen yang pernah ente cerita?" Sohib: "Ho'o" Beberapa waktu lalu sohib ane pernah cerita, kalo ada pengamen dengan peralatan perang yang lengkap dari gitar, celo, bass, drum mini, sound dan suara-suara paruh baya yang mengiang-ngiang ditelinga. Motor ane pinggirin kebahu trotoar jalan Malioboro, banyak motor yang sedang parkir. Ditemani beberapa tukang becak yang sedang parkir berjajar rapih, sambil mengibas-ngibaskan handuk kecil yang terlihat tua dan usang. Dengan senyum manis dan nada pelan ala Robbi...