Orang-orang dengan sangat mudah mengenali sikap dan pribadi orang lain tapi tidak menuntut kemungkinan kita dapat menilai diri kita sendiri. Banyak sekali orang-orang yang selalu menganggap dirinyalah yang paling benar dan paling sempurna, padahal untuk mengetahui sikap dan pribadi dirinya hanya dapat diketahui dengan penilaian orang lain atau alat yang bisa mendeteksi sikap seseorang itupun belum tentu tepat.
Contoh kecilnya dalam menggunakan pakaian, ketika kita menggunakan pakaian yang menurut kita sudah layak kita pakai tapi belum tentu dimata orang yang melihat kita sudah cocok pada diri kita.
Contoh lainnya yang dapat kita rasakan adalah ketika masa pemilu menjelang datang diwaktu yang sudah ditentukan, banyak dari sebagaian orang yang ingin menjadi wakil-wakil rakyat sebagai Kepala Desa, Camat, Bupati, Anggota DPD/DPR, Wali Kota, Gubernur, dengan percaya dirinya akan potensi yang dimilikinya, dengan bermodalkan dapat mengenali siapa diri dia sebenarnya dan mereka mencetak pamflet-pamflet dengan menjanjikan sesuatu untuk perubahan yang notabene belum tentu dapat mereka realisasikan.
Percaya diri memang boleh-boleh saja, asalkan dapat mengetahui batas yang dapat mereka lakukan, kalau saja semua orang memiliki prinsip percaya diri mereka tinggi tanpa ada bukti yang dapat mereka berikan kepada masyarakat ataupun orang-orang disekitar mereka, mengerti birokrasi pemerintahan saja tidak, kemana mereka akan bawa rakyat ini ?
Jangan sampai mereka sudah terpilih dengan hanya bermodalkan percaya diri dan uang yang banyak, ujung-ujung nya bukan hasil kerja keras untuk masyarakat yang mereka dapatkan melainkan KORUPSI dimana-mana, menggelapkan dana APBN, bukan nama baik yang akan mereka dapatkan melainkan jeruji besi yang menunggu mereka didepan gerbang kehidupan selanjutnya.
Dalam menilai diri sendiri tidak cukup dengan bercermin didepan kaca, melainkan harus ada orang yang dapat menilai sikap dan kepribadian kita, agar kita tidak tersesat dengan kata Percaya Diri. "Sebaik-baiknya orang adalah yang baik akhlaknya dan bermanfaat bagi orang lain"
Tulisan ini di ilhami oleh salah satu buku terlaris, hanya saja saya lupa nama bukunya. Mohon maaf...
Comments
Post a Comment