Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2016

Jejak Awal

Deburan ombak kala itu telah menerpa pesisir pantai dengan sangat kuat, musim ombak pada bulan-bulan di awal tahun ini memang sangat keras dan tidak bersahabat. Ketika bulan maret tiba, suasana laut sedang kacau, para nelayan yang kesehariannya kelaut lepas akan di urungkan untuk beberapa saat. Kapal-kapal yang membawa mereka ke laut lepas, untuk sementara akan mereka sandarkan di pesisir pantai, dan beristirahat di rumah, bercanda gurau dengan keluarga dan tetangga. Sesosok manusia yang sedang menunggu waktu akan di lahirkan di muka bumi.  Setelah 9 bulan berada di dalam kandungan seorang ibu yang sangat menyayanginya, perjalanan akan baru di mulai, ketika seorang anak itu telah lahir di muka bumi. Sabtu tanggal 6 maret di awal tahun, satu lagi ciptaan Tuhan telah lahir, dan akan memberikan harapan untuk masa yang akan datang, kepada orang tuanya yang telah melahirkannya. Segenap do’a yang selalu mereka panjatkan untuk kebaikan sang anak, yang telah lahir. Bersyukur...

Buang-Buang Kata

Akhir-akhir ini banyak sekali kata-kata yang berseliweran ditelinga yang sedikit menggelitik yaitu tentang kebhinekaan sampai-sampai dunia menyorot negeri kita, Bapak Presiden pun berkicau tentang itu. Apa sih penyebabnya ? Tahukah anda apa itu Bhinneka Tunggal Ika ? Adalah semboyan Indonesia . Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbeda-beda tetapi tetap satu”. Diterjemahkan per kata, kata BHINNEKA berarti "beraneka ragam" atau berbeda-beda. Kata NEKA dalam bahasa Sanskerta berarti "macam" dan menjadi pembentuk kata "aneka" dalam Bahasa Indonesia. Kata TUNGGAL berarti "satu". Kata IKA berarti "itu". Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan "Beraneka Satu Itu", yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik...

Tahukah Siapa Diri Kita ?

Orang-orang dengan sangat mudah mengenali sikap dan pribadi orang lain tapi tidak menuntut kemungkinan kita dapat menilai diri kita sendiri. Banyak sekali orang-orang yang selalu menganggap dirinyalah yang paling benar dan paling sempurna, padahal untuk mengetahui sikap dan pribadi dirinya hanya dapat diketahui dengan penilaian orang lain atau alat yang bisa mendeteksi sikap seseorang itupun belum tentu tepat.  Contoh kecilnya dalam menggunakan pakaian, ketika kita menggunakan pakaian yang menurut kita sudah layak kita pakai tapi belum tentu dimata orang yang melihat kita sudah cocok pada diri kita. Contoh lainnya yang dapat kita rasakan adalah ketika masa pemilu menjelang datang diwaktu yang sudah ditentukan, banyak dari sebagaian orang yang ingin menjadi wakil-wakil rakyat sebagai Kepala Desa, Camat, Bupati, Anggota DPD/DPR, Wali Kota, Gubernur, dengan percaya dirinya akan potensi yang dimilikinya, dengan bermodalkan dapat mengenali siapa diri dia sebenarnya dan...